Live By Faith


Puji Tuhan....
Salam sejahtera buat kita semua yang diberkati oleh Tuhan. 

Firman Tuhan terdapat dalam 2 Raja-raja pasal 2:11; Firman Allah berbunyi demikian: " ¹¹Sedang mereka berjalan terus sambil berkata-kata, tiba-tiba datanglah kereta berapi dengan kuda berapi memisahkan keduanya, lalu naiklah Elia ke sorga dalam angin badai". 

Ada beberapa hal peristiwa yang luar biasa yang ditulis dalam Alkitab. Seorang manusia biasa bisa naik ke Sorga. 
Karena di Alkitab hanya ada dua tokoh Alkitab yang adalah manusia biasa dan yang ketiga adalah Yesus sendiri yang naik ke Sorga.

Yang pertama adalah Henock.
Dii tulis dalam kitab kejadian. 
Yang kedua adalah Elia. 
Elia naik ke sorga,
dan berita menjelang kenaikan Elia ke sorga itu,
sekolah-sekolah kenabian pada Zaman perjanjian lama telah mengetahui nya. 

Bukan seperti Zaman sekarang. 
Begitu sangat canggih dunia telekomunikasi. 
Tapi ini di Zaman purbakala. Beberapa tempat yang dilewati oleh Elia dan Elisa, rombongan nabi yang ada di sekolah kenabian diberbagai tempat telah mengetahuinya.  
Ini sesuatu yang sangat luar biasa.

Yang pertama dikatakan, 
pada waktu mereka di Bethel. Rombongan Nabi berbicara kepada murid Elia yang bernama Elisa. Bahwa mereka meminta supaya Elia dan juga Elisa Tinggal di Betel bersama dengan Rombongan nabi yang ada disana. 
Tetapi Elisa tidak mau. 
Lalu rombongan nabi itu berkata kepada Elisa.
Bahwa tidakkah kamu tahu bahwa Tuhanmu akan diambil. 

Coba perhatikan di ayat yang pertama dan seterusnya dalam Kitab 2 Raja-raja 2:1-5 Firman Allah Demikian:
" ¹Menjelang saatnya TUHAN hendak menaikkan Elia ke sorga dalam angin badai, Elia dan Elisa sedang berjalan dari Gilgal
.² Berkatalah Elia kepada Elisa: "Baiklah tinggal di sini, sebab TUHAN menyuruh aku ke Betel." Tetapi Elisa menjawab: "Demi TUHAN yang hidup dan demi hidupmu sendiri, sesungguhnya aku tidak akan meninggalkan engkau." Lalu pergilah mereka ke Betel.
³ Pada waktu itu keluarlah rombongan nabi yang ada di Betel mendapatkan Elisa, lalu berkatalah mereka kepadanya: "Sudahkah engkau tahu, bahwa pada hari ini tuanmu akan diambil dari padamu oleh TUHAN terangkat ke sorga?" Jawabnya: "Aku juga tahu, diamlah!" 
⁴ Berkatalah Elia kepadanya: "Hai Elisa, baiklah tinggal di sini, sebab TUHAN menyuruh aku ke Yerikho." Tetapi jawabnya: "Demi TUHAN yang hidup dan demi hidupmu sendiri, sesungguhnya aku tidak akan meninggalkan engkau." Lalu sampailah mereka di Yerikho. 
⁵ Pada waktu itu mendekatlah rombongan nabi yang ada di Yerikho kepada Elisa serta berkata kepadanya: "Sudahkah engkau tahu, bahwa pada hari ini tuanmu akan diambil dari padamu oleh TUHAN terangkat ke sorga?" Jawabnya: "Aku juga tahu, diamlah!" 

Perhatikan disini bahwa berita tentang Elia akan di angkat oleh Tuhan ke sorga itu rombongan nabi yang ada di Betel dan yang melihat itu telah  mengetahuinya. 
Ini tidak ada pemberitahuan dari Elia untuk disampaikan ke Betel. 
Atau disampaikan ke Yerikho bahwa Elia akan naik ke sorga.

Ini sesuatu yang sangat luar biasa. 
Saya ingin kita belajar bersama-sama bahwa Manusia biasa bisa naik ke sorga. 
Ini yang perlu kita pelajari bersama. Betapa istimewanya orang yang bernama Elia itu. 
Sehingga berita kenaikan nya ke sorga, rombongan nabi yang ada di Betel dan yang ada di Yerikho telah mengetahuinya.

Kepada Elisa saja, Elia hanya berkata, Tuhan suruh ke Betel, 
Tuhan suruh ke Yerikho, 
Tuhan suruh menyebrang sungai Yordan. 
Elisa juga tahu peristiwa ini. 
Dia berkata bahwa, Aku juga tahu. Saya katakan ini adalah sesuatu yang sangat luar biasa betapa istimewanya Dimata Tuhan orang yang bernama Elia ini. 
Sehingga Tuhan mengangkat dia ke sorga. 
Dengan peristiwa datang nya kereta api yang memisahkan mereka,
lalu Elia naik ke sorga dengan badai. Dikatakan dalam angin badai. 
Jadi gambar yang sering dibuat itu salah. 
Elia naik kereta api itu tidak. 
Tetapi dia dipisahkan lalu dia naik ke sorga dalam angin badai.

Saya ingin kita  belajar bahwa ini adalah sebuah contoh bagaimana kita anak-anak Tuhan harus hidup. Karena apa? 
Berulang-ulang saya katakan bahwa, kalau orang mati seperti yang dikatakan dalam kitab Wahyu, 
mati sekarang ini adalah bahagia. Karena hanya dengan iman dan percaya kepada Yesus, 
pada waktu dia mati dan namanya tertulis dalam buku kehidupan itu mulus ke sorga. 
Mulus ke Firdaus tempat mereka beristirahat. 
Tetapi bagaimana kita yang hidup sekarang ini tiba-tiba Tuhan datang. Ada sebuah peristiwa saya katakan bahwa mengawali kedatangan Tuhan, dunia itu di kuasai oleh Antikris. Dimana gereja harus sempurna lebih dulu. 
Gereja sempurna lalu gereja di pisah. Saya ingin kita belajar, 
untuk bisa kita mencontoh karakter hidup dari seorang yang bernama Elia. 

Di dalam kitab 1 Raja-raja 17:1  Firman Allah berbunyi demikian: "¹Lalu berkatalah Elia, orang Tisbe, dari Tisbe-Gilead, kepada Ahab: "Demi Tuhan yang hidup, Allah Israel, yang kulayani, sesungguhnya tidak akan ada embun atau hujan pada tahun-tahun ini, kecuali kalau kukatakan." 

Ini pertama kali dimunculkan nya nama Elia. 
Menggapa dimunculkan nya nama Elia, 
dia berbicara kepada Ahab tentang hukuman Allah pada tanah Israel. Selama tiga setengah tahun hujan tidak pernah turun. 
Saya yakin dan percaya,
ini bukan langsung terjadi kisah pertobatan Elia lalu berbicara kepada Ahab, 
tapi sudah sekian lama dalam perjalanan hidup Elia.
Dia adalah orang yang luar biasa. Luar biasa nya itu apanya, 
luar biasa nya karena hidup rohani nya yang begitu sangat luar biasa.

Sebenarnya bukan karena kenabian nya.
Bukan karena kenabian nya sehingga Ia di angkat oleh Tuhan. 
Tetapi karena prinsip hidup rohaninya. 
Karakter rohani yang begitu sangat menonjol. 

Kalau kita melihat dari pasal 17 langkah yang pertama adalah, berkata-kata dengan iman. 

Berkata dengan iman. 
Bayangkan saja, dia katakan begini; "Demi Tuhan yang hidup Allah Israel yang kulayani" 
dia tidak berkata , Tuhan Berfirman, bahwa Tuhan tidak akan menurunkan hujan selama tiga setengah tahun. 
Tetapi dia katakan demi Tuhan yang hidup Allah Israel yang kulayani, sesungguhnya tidak akan ada  embun hujan, pada tahun-tahun ini kecuali jika aku katakan. 

Ini berkata dengan iman. 
Suatu kata-kata kutukan. 
Karena memang jelas itu terjadi. 
Saya katakan kalau kita melihat dari pasal 17 yang menggapa Elia adalah pribadi yang berkata-kata dengan iman.
Dia yakini apa yang dia katakan itu akan terjadi. 
Ini menunjukkan bahwa dia adalah seorang pelayan Tuhan. 
Sebelum kita masuk dalam ayat 7 sampai seterusnya.
Elia adalah orang yang taat kepada Tuhan. 
Dalam 1 Raja-raja 17:2-3 Firman Allah Demikian: "²Kemudian datanglah firman TUHAN kepadanya:³"Pergilah dari sini, berjalanlah ke timur dan bersembunyilah di tepi sungai Kerit di sebelah timur sungai Yordan.  Dan ayat ⁵Lalu ia pergi dan ia melakukan seperti firman TUHAN; ia pergi dan diam di tepi sungai Kerit di sebelah timur sungai Yordan."

Dimana dia diperintahkan disitu dia melakukan nya. 
Dia pergi, dia tidak menyimpang. Tuhan suruh dia pergi kesungai kerit disebela timur sungai Yordan, 
dia pergi. 
Dia tidak pergi ke tempat yang lain. Tetapi dia pergi dimana Tuhan perintahkan. 
Dia taat kepada perintah. 
Lalu di ayat yang selanjutnya dia adalah orang yang suka memberkati.

Setelah air di sungai kerit menjadi kering Tuhan suruh pergi ke sarfat. Pergilah Ia ke sarfat. 
Ini adalah ketaatan yang luar biasa.
Ia katakan bahwa disana Tuhan sudah sediakan seseorang yang akan memelihara hidupnya dan orang itu bukan orang kaya.
Bukan orang yang berada tetapi seorang janda bersama seorang anak. Seorang janda yang miskin. 
Ketaatan dari Elia mendatang kan berkat bagi seorang janda bersama anaknya. 
Selama tiga setengah tahun.
Selama Elia ada disitu seorang janda miskin bersama dengan anaknya berkecukupan soal makan dan minum. 
Tetapi di negri tempat-tempat yang lain di tanah Israel ada orang yang membunuh anaknya untuk dijadikan makanan. 
Bala kelaparan yang luar biasa. Setelah ternak-ternak mereka habis mereka makan. 
Mereka mulai ambil giliran cabut undi anaknya siapa yang akan disembelih. 
Itu benar yang terjadi.
Selama tiga setengah tahun ditanah Israel. 

Allah berkarya luar biasa lewat keluarga yang miskin itu. 
Yaitu seorang janda dan seorang anaknya.
Kehadiran Elia menjadikan mereka tetap bertahan selama masa kelaparan itu. 
Janda di sarfat ini mendengar apa yang dikatakan Elia padahal mereka sudah pasrah. 
Kali ini kita hanya buat 1 keping roti yang cukup untuk kita berbagi. Setelah kita makan kita tunggu kapan kita mati kelaparan. 
Tetapi Elia berkata, 
buatlah bagiku roti bundar,
setelah aku makan barulah kamu makan. 
Dan Elia adalah pribadi yang suka memberkati.

Yang ke tiga Elia adalah orang yang setia. 
Elia adalah orang yang setia kepada Tuhan, 
dalam 1 raja-raja 19:9-11 dikatakan begini: "⁹Di sana masuklah ia ke dalam sebuah gua dan bermalam di situ. Maka firman TUHAN datang kepadanya, demikian: "Apakah kerjamu di sini, hai Elia?" ¹⁰Jawabnya: "Aku bekerja segiat-giatnya bagi TUHAN, Allah semesta alam, karena orang Israel meninggalkan perjanjian-Mu, meruntuhkan mezbah-mezbah-Mu dan membunuh nabi-nabi-Mu dengan pedang; hanya aku seorang dirilah yang masih hidup dan mereka ingin mencabut nyawaku." ¹¹ Lalu firman-Nya: "Keluarlah dan berdiri di atas gunung itu di hadapan TUHAN!" Maka TUHAN lalu! Angin besar dan kuat, yang membelah gunung-gunung dan memecahkan bukit-bukit batu, mendahului TUHAN. Tetapi tidak ada TUHAN dalam angin itu. Dan sesudah angin itu datanglah gempa. Tetapi tidak ada TUHAN dalam gempa itu."
Dan seterusnya, lalu di ayat yang ke empat, pertanyaan Tuhan yang sama diayat 13,

ayat ¹⁴Jawabnya: "Aku bekerja segiat-giatnya bagi TUHAN, Allah semesta alam, karena orang Israel meninggalkan perjanjian-Mu, meruntuhkan mezbah-mezbah-Mu dan membunuh nabi-nabi-Mu dengan pedang; hanya aku seorang dirilah yang masih hidup, dan mereka ingin mencabut nyawaku."  

Dia adalah pribadi yang tetap setia. Sekali pun Isebel berusaha membunuhnya.
Dan sudah banyak sekali nabi yang telah dibunuh dimasa itu. 
Lalu Elia juga akan dibunuh. 
Tetapi ia adalah pribadi yang tetap setia. 
Di pasal yang ke 18 dalam kisah ini Elia mendemonstrasikan kuasa Tuhan. 
Tapi saya ingin kita memperhatikan apa yang dikatakan kepada orang Israel dalam 1 Raja-raja 18:21 firman Allah berbunyi demikian:
"²¹ Lalu Elia mendekati seluruh rakyat itu dan berkata: "Berapa lama lagi kamu berlaku timpang dan bercabang hati? Kalau TUHAN itu Allah, ikutilah Dia, dan kalau Baal, ikutilah dia." Tetapi rakyat itu tidak menjawabnya sepatah katapun. "

Disini menampilkan kalau Elia berjuang sendirian. 
Sekalipun tinggal dia seorang diri, yang percaya kepada Tuhan. 
Dia tetap kokoh kepada prinsipnya sebagai orang yang percaya kepada Tuhan.
Oleh karena tekanan yang luar biasa. Tekanan dari Isebel  juga sangat luar biasa bagi orang-orang yang percaya.
Bagi pelayan-pelayan Tuhan. 
Banyak yang dibunuh. 
Ada kemungkinan mereka yang dibunuh ini menjadi makanan bagi mereka.

Tetapi dalam sebuah percakapan Elia dengan Tuhan.
Tuhan berkata dia masih simpan 7000 orang yang tidak terkontaminasi dengan orang-orang pada zaman itu. Dan Tuhan memelihara mereka lewat seorang pegawai istana yang takut kepada Tuhan. 
Dan pegawai istana itu bernama Obaja. 
Pokoknya seringkali saya katakan mencuri dengan baik. 
Lumbung yang ada di istana Ahab, 
dia beri makan pada orang yang takut kepada Tuhan. 
Puji Tuhan, saya katakan disini, 
Elia sekalipun Hanya seorang diri dia tetap berada dalam satu posisi yang benar dimata Tuhan. 
Dia tidak takut pada tekanan yang pada saat itu terjadi. 
Dia ingin demonstrasi kan kuasa Tuhan.
Supaya orang Israel berbalik kepada Tuhan. 
Dan memang itu terjadi.
Saat mereka melihat demonstrasi kuasa Tuhan terjadi.
Orang Israel berbalik kepada Tuhan. Tetapi tekanan tetap terjadi. Khususnya tekanan bagi para hamba-hamba Tuhan.
Seperti apa yang dikatakan oleh Elia kepada Tuhan. 
Tinggal dia seorang diri. 
Sehingga saya mau katakan bahwa terjadi kompromi. 
Terjadi perkawinan secara rohani. Tentang pelayanan Isebel,
dimana Isebel adalah Dewi penyembahan Dewa Baal. 
Ratu Isebel dia memasukkan sebuah ibadah penyembahan kepada Baal, dewa asera. 
Lalu apa yang terjadi? 
Alkitab mencatat ada kurang lebih 400 nabi.
Ini sebenarnya adalah nabi Tuhan
dan nabi-nabi baal. 
Nabi-nabi Asera telah dibunuh oleh Elia dibukit karmel. 
Pada waktu dia demonstrasi kan kuasa Tuhan.

Elia dikatakan melumpuhkan nabi-nabi kurang lebih 400 orang didalam 1 Raja-raja 22:5-6 firman Tuhan berbunyi demikian:"⁵Tetapi Yosafat berkata kepada raja Israel: "Baiklah tanyakan dahulu firman TUHAN." ⁶Lalu raja Israel mengumpulkan para nabi, kira-kira empat ratus orang banyaknya, kemudian bertanyalah ia kepada mereka: "Apakah aku boleh pergi berperang melawan Ramot-Gilead atau aku membatalkannya?" Jawab mereka: "Majulah! Tuhan akan menyerahkannya ke dalam tangan raja." 

Ahab sempat bertobat. 
Oleh karena peristiwa kebun anggur Nabot.
Elia menentang hukuman Tuhan terhadap Ahab. 
Setelah Ahab mendengar hal itu, 
dia menjadi takut kepada Tuhan. 
Dia bertobat sampai Tuhan berkata kepada elia bahwa apa yang terjadi sebenarnya Ahab langsung menegok Tuhan. 
Dimana kerajaannya akan di ambil tetapi setelah Tuhan melihat Ahab bertobat, 
peristiwa itu tidak terjadi nanti terjadi kepada anaknya. 
Tetapi tentang Ahab akan mati, 
dan darah nya akan di jilat oleh Anjing itu terjadi. 
Oleh karena kisah kebun anggur Nabot. 
Dan karena Ahab sempat bertobat, 
ini adalah masa kelonggaran terjadi, munculah nabi-nabi Tuhan.
Merapat ke Istana. 
mereka menjadi para pelayan-pelayan yang terjadi perkawinan antara penyembahan dewa baal dengan penyembahan kepada Tuhan.
Sehingga pada waktu raja Yosafat raja yehuda, 
yang sebenarnya adalah anak mantu dari Ahab ini datang berkunjung.

Yosafat ajak untuk pergi berperang. Tapi Yosafat ini adalah orang yang sangat takut kepada Tuhan, 
dan raja-raja Yehuda kebanyakan takut kepada Tuhan. 
Lalu Yosafat berkata, 
baiklah kita bertanya kepada Tuhan dan Ahab tahu siapa nabi-nabi yang telah kompromi dengan dia. 
Yang telah kompromi kerja sama dengan Isebel, Ahab tahu. 
Sehingga saat dia memanggil para nabi, 
dia panggil nabi yang bernama Mikha.
karena nabi yang punya prinsip sama dengan Elia, 
tidak mau terkontaminasi dengan keadaan, 
sekali pun orang lain mau bergabung perkawinan Rohani antara Baal dengan pelayanan-pelayan Tuhan. Sebenarnya perkawinan yang di sahkan dan  sebuah ibadah yang digabung. 
Kalau ada perkumpulan bersama,
ada ibadah penyembahan kepada Baal, 
ada ibadah penyembahan kepada Tuhan digabung bersama-sama.
Ini adalah hal yang sangat jijik Dimata Tuhan. 
Sehingga Roh Kudus tetap bisa masuk kepada para nabi-nabi yang awalnya adalah nabi-nabi Tuhan. 

Disini tidak dilibatkan Elia. 
Tapi saya yakin dan percaya karena Elia orang nya tidak mau hal itu. Sebuah harapan mudah-mudahan Mikha bisa bergabung.
Orang yang menjemput mikha, berkata saat tengah perjalanan, nabi-nabi yang lain sudah sepakat bernubuat bahwa Ahab akan menang.
Tapi Mikha berkata, 
apa yang Tuhan sampaikan, 
itu yang dia sampaikan. 

Saya yakin bahwa nabi Mikha ini, ikut karakter dari nabi Elia.
Tidak mau terkontaminasi dan memiliki prinsip hidup yang benar dihadapan Allah. 
Sekalipun mereka, bayangkan seorang nabi disini itu sampai menampar mikha. 
Sampai mereka berkata bagaimana mungkin roh Tuhan itu bertindak ...

Ini sesuatu yang sangat luar biasa. Karena bayangkan seorang nabi itu sampai bernubuat. 
tapi kenyataannya apa yang terjadi. Sekalipun Ahab sudah menyembunyikan diri tetap juga mati. 
Karena memang Ahab sudah ditakdirkan untuk mati. 
Saya mau katakan disini bahwa Elia adalah orang yang tetap berdiri kokoh dan hidup benar menurut firman Allah. 
Sekalipun ada orang lain tidak terkecuali pelayanan-pelayan Tuhan bisa terkontaminasi dengan sebuah prinsip pelayanan.
Tetapi ia tetap melayani sesuai dengan kehendak Tuhan. 
Dia tetap berdiri kokoh di atas kebenaran firman Allah.

Ada kalanya orang menjadi seperti Bunglon. 
Warna apa yang dia ketemukan dia akan sama seperti warna itu. 
Kalau dia ketemukan kebanyakan daun hijau, dia akan berubah menjadi warna hijau. 
Kalau dia ketemukan warna merah, dia akan berubah menjadi warna merah.
Kalau dia ketemukan warna kuning,dia akan menjadi warna kuning. 
Dia ketemukan kulit kayu yang warnanya coklat, 
dia akan menjadi coklat pula.

Orang Kristen tidak boleh seperti itu. Orang Kristen sebenarnya harus seperti ikan laut.
Ikan laut tinggal di air garam,
air asin, tapi apakah ia menjadi asin?Tidak.
Ikan nanti berasa garam kalau dikasih garam. 
Seperti kebanyakan orang buat ikan garam,ikan asin.
Dia tetap ikan yang enak dinikmati, sekali pun dia ada di dalam air laut. Dia hidup oleh karena adanya air laut. 
Tetapi dia tidak menjadi asin, 
dia tidak menjadi garam, 
dia tetap dalam kondisinya dan keadaan yang sama. 

Orang percaya, gereja Tuhan, sekali pun dia tinggal di dunia ini, berbagai-bagai macam keadaan, dalam keadaan yang berdosa.
Tetapi orang yang percaya akan tetap hidup dalam kebenaran.
Seperti yang dikatakan dalam kitap Amos , 
dia tidak pernah terkontaminasi. 
Elia berkata dia hanya seorang diri. Tetapi dia memiliki prinsip sekali percaya kepada Tuhan tetap percaya kepada Tuhan. 
Dan perkataannya adalah benar.
Ini adalah perkataan iman dan hidup oleh iman.

Yang terakhir  Elia adalah seorang pendoa yang sangat kuat.
di pasal 19:41-43...
Apa yang tersirat dalam kisah ini, 
Elia naik keatas gunung Karmel,
lalu dikatakan dia membungkuk ke tanah dan mukanya diantara kedua lututnya.
Ini adalah seorang yang luar biasa, pendoa yang sangat luar biasa, pendoa yang gigih, 
pendoa yang sangat kuat. 
Bayangkan pertama kali dia membungkuk, 
dia suruh  melihat ke laut melihat apa yang terjadi, tidak ada. 
kedua kali,tidak. 
Ada ketiga kali juga tidak ada. 
Saya yakin bukan hanya membungkuk habis itu bangun.
Membutuhkan waktu yang cukup lama, 
merendahkan diri dikaki Tuhan, supaya apa yang dia katakan kepada Elia bahwa derai hujan telah terdengar. 
Itu sampai tujuh kali dia melakukan hal yang sama membungkuk ke tanah dan mukanya diantara kedua lututnya. 

Orang yang benar-benar luar biasa didalam berdoa.
Firman Allah berkata jangan kita jemu-jemu berdoa. 
Elia telah menunjukkan, 
sehingga apa yang dikatakan dalam kitab Yakobus bahwa Elia adalah manusia biasa tetapi doanya di dengar oleh Tuhan. 
Doanya dijawab oleh Tuhan. 
Saudara dan saya sama dengan Elia manusia biasa diciptakan dari debu tanah. 
Kalau Elia bisa mempengaruhi Tuhan, kalau dia berdoa minta api, 
api dari langit turun. 
Bukan hanya waktu dia demonstrasi kan kuasa Tuhan tetapi dipasal 1 dalam 2 raja-raja itu juga mencatat, elia perna membunuh orang dengan api dari langit. 
Dan kali ini dia berdoa untuk meminta hujan, 
hal itupun terjadi. 
Kitab Yakobus sangat menekankan bahwa, 
doa yang keluar,doa orang yang sungguh-sungguh,doa yang disertai dengan iman itu akan di jawab oleh Tuhan.
Dia adalah pendoa yang luar biasa. sehingga setiap kali saudara berdoa, berdoalah dengan sungguh-sungguh. Saya bisa bayangkan kalau kita bisa praktekan cara berdoa nya elia ini, dia membungkuk ketanah, 
dan mukanya di antara kedua lututnya, 
berarti mukanya di tanah. 
Luar biasa,merendah..
luar biasa, mengharapkan belas kasihan Tuhan supaya kata-katanya tentang hal itu terjadi. 
Karena memang Allah sendiri juga yang telah berfirman,
bahwa peristiwa penghukuman terhadap tanah Israel itu tiga setengah tahun, 
karena tadi pembacaan kita berkata bahwa ,
kalau bukan aku yang mengatakan,
karna dia percaya bahwa Tuhan juga telah berfirman. 

Kali ini dia menuntut janji Allah, tetapi dia harus berdoa dengan sungguh-sungguh. 
Kita sendiri kalau berdoa menurut janji Allah, 
hanya sekedar berdoa, 
sama seperti perempuan yang menghadap kaca lalu mulai pasang alisnya, dan lain sebagainya.

Bukan demikian, 
tapi melakukan nya dengan sungguh-sungguh, 
supaya sesuatu terjadi.
Ini yang perlu kita pelajari kenapa Tuhan mengangkat Elia hidup-hidup.
Memiliki karakter rohani yang luar biasa.
saya katakan bukan karena dia seorang Nabi.
Banyak nabi yang tidak masuk sorga. Saya katakan bahwa banyak pendeta-pendeta yang tidak masuk sorga.
Bukan karena jabatan Elia naik ke sorga, 
tapi karena Elia memiliki prinsip hidup yang luar biasa dihadapan Allah. 
Dia bergaul karip dengan Tuhan,
lalu Tuhan mengangkat nya.

Jadi rupanya orang yang hidup bergaul karip dengan Tuhan,Tuhan bilang daripada saya yang turun kebumi bercakap-cakap dengan engkau, lebih baik engkau yang aku angkat ke sorga. 
Supaya disana kita selalu bercakap-cakap. 
300 tahun Elia hidup bergaul karip dengan Tuhan. 
Tuhan bilang daripada aku yang sering kali turun ke bumi untuk bercakap-cakap dengan engkau,
lebih baik engkau aku bawah ke sorga.
Disana hidup dalam kekekalan. 
Tidak ada batasan waktu. 
Jadi orang yang hidup bergaul karip dengan Tuhan, 
sekali pun masih tinggal di bumi,
di perhitungkan oleh Tuhan apa yang dia lakukan untuk Tuhan.
Doa itu sangat penting.
selain kita berdoa secara umum,
tapi doa itu secara pribadi telah membangun hubungan kita yang sangat indah bersama dengan Tuhan. Karena doa itu kita bercakap-cakap dengan Tuhan.
Bukan hanya sekedar permintaan atau semacam mengajukan permohonan.
Tapi doa adalah percakapan timbal balik dengan Tuhan. 
Itulah yang hidup bergaul karip dengan Tuhan. 

Tapi kita sering kali berkata kita ada di dunia ini,
kita terbawa dengan keadaan. Kebutuhan keperluan kita begitu mendesak. 
Saya katakan bahwa apakah hanya karena kebutuhan keperluan kita yang mendesak. 
Tapi pribadi yang dikagumi oleh Tuhan mereka hidup bergaul karip dengan Tuhan.
Orang yang bergaul karip dengan Tuhan,
pertama adalah orang yang seperti dikatakan oleh Firman Allah.
Orang yang bergaul karip dengan Tuhan, 
karena Tuhan itu Kudus maka hidup nya juga harus Kudus.
Dalam 1 Petrus 1 disana dikatakan bahwa,
hendaklah engkau Kudus sama seperti bapa mu yang di sorga adalah Kudus. 1 Petrus 6:15-16....

Kalau orang yang bergaul karip dengan Tuhan, adalah orang yang memiliki kehidupan yang Kudus, karena Allah itu Kudus.
Jadi kalau mau berteman dengan Tuhan, mau bersahabat dengan Tuhan, mau bergaul karip dengan Tuhan, harus seperti Tuhan yang Kudus.

Yang kedua adalah orang yang melekat hati Nya kepada Tuhan. Kenapa dia melekat, 
kalau dalam kitab mazmur 90:14 disana dikatakan bahwa sungguh hatinya melekat kepada ku. ;
Kenapa hati melekat kepada Tuhan, karena orang itu menjaga hati Nya. Amsal 3 jagalah hati mu dari segala kewaspadaan karena dari situlah terpancar kehidupan. Amsal 4:23

Jadi orang yang hatinya melekat kepada Tuhan.
karena dia menjaga hati Nya, karena sumber kehidupan yang sesungguhnya adalah Orang yang menjaga hati  dalam segala kewaspadaan.
Alkitab katakan disini, 
disitulah terpancar kehidupan.
Yang selanjutnya, 
orang itu bisa mencapai kepada kesempurnaan.
Dalam hotbah Yesus di bukit, hendaklah engkau sempurna sama dengan bapamu yang di sorga.

Saya yakin orang yang bernama Elia, orang yang bernama Henock memiliki karakter-karakter demikian. Mereka Kudus sama seperti bapa yang disorga Kudus.
Mereka memiliki hati yang begitu melekat kepada Tuhan.
oleh karena mereka menjaga hatinya,dan mereka bisa mencapai kesempurnaan.
oleh karena cara hidup rasa takut, hormat kepada Tuhan,
disetiap perjalanan hidup mereka,baik pikiran, perasaan mereka itu , mereka berusaha untuk menjaga nya. 
Supaya mereka bisa menjadi pribadi yang sempurna di hadapan Allah.

Karena itu sodara, kita tidak mungkin berkata, mustahil itu terjadi.
Sekali lagi Alkitab berkata Elia adalah manusia biasa sama dengan saudara dan saya. 
Kalau Elia bisa di angkat oleh Tuhan. Kitapun pada waktu gereja akan di singkirkan pada waktu kedatangan Antikris. 
Bisa disingkirkan oleh Tuhan.
kita bisa di pelihara oleh Tuhan. Kalau kita memiliki karakter rohani yang sama.
Menjaga kekudusan hidup, menjaga hati kita, agar kita bisa Sempuna sama seperti bapa di sorga.

Inilah kebenaran bagi kita semua..

Haleluya...🙏😇


Komentar