Success Because of Humility
Segala yang terjadi di mulai dengan Khayalan. Segala yang anda capai, dimulai dengan angan-angan dipikiran. Apa yang anda sekarang angankan, bila kita bicara tentang setahun, dua tahun kedepan? Apakah anda melihat masalah, dan segala sesuatu yang berantakan? Ataukah anda melihat peluang dan keberhasilan?
Tidak ada batas bagi imajinasi. Anda boleh mengkhayalkan apa saja. Khayalan tidak bisa di batasi realitas fisik. Kesulitan keuangan, rasa takut, penolakan, dan apa saja yang mengurung anda di "dunia nyata".
Bayangkan masa depan, dan biarkan diri Anda melaju dengan.nya. Tinggalkan kendala di belakang, dan tampilkan hidup yang ingin anda jalankan. Hidup yang anda ciptakan akan di mulai dari angan-angan anda.
Ciptakan angan-angan terbaik dan mulai bertindak untuk mewujutkannya.
Banyak orang tenar dan sukses bunuh diri dengan cara yang sangat tragis. Karena ternyata harta, ketenaran, dan kesuksesan tidak dapat membahagiakan. Ini yang di sebut sukses tapi tidak sukses karena mereka tidak bahagia sebab bukan di dalam Tuhan Yesus.
Sukses diluar Tuhan Yesus tidak mendatangkan kebahagiaan.
Hidup sukses dan bahagia dalam Tuhan adalah satu paket.
Kunci meraih sukses sekaligus bahagia Tuhan Yesus ajarkan dan teladan kan seperti yang tertulis dalam Kitab Injil Matius 11:29
" ²⁹Pikullah kuk yang Kupasang dan belajarlah pada-Ku, karena Aku lemah lembut dan rendah hati dan jiwamu akan mendapat ketenangan".
Jadi kuncinya adalah miliki kerendahan hati.
Karena itu kalau mau alami kesuksesan di tahun-tahun hidupmu, buatlah resolusi untuk lebih memiliki kerendahan hati.
Dalam kitab Zakaria 9:9-10 "⁹ Lalu aku berkata: "Aku tidak mau lagi menggembalakan kamu; yang hendak mati, biarlah mati; yang hendak lenyap, biarlah lenyap, dan yang masih tinggal itu, biarlah masing-masing memakan daging temannya!"
¹⁰Aku mengambil tongkatku "Kemurahan", lalu mematahkannya untuk membatalkan perjanjian yang telah kuikat dengan segala bangsa".
Diperkenalkan Raja yang penuh kemuliaan dan kejayaan yang akan datang yaitu Tuhan Yesus, yang sekalipun mengendarai keledai namun Ia punya kekuatan yang besar yang akan menghancurkan kereta-kereta dan kuda-kuda musuh".
Ada empat bahaya kesombongan :
1). Dalam mengubah malaikat
menjadi setan. Kita pasti ingat
bagaiman Lucifer, Malaikat yang
melayani Allah di surga di
campakkan ke bumi karena
sombong.
2). Dapat mencelakakan.
Amsal 16:18 "Kecongkakan
mendahului kehancuran, dan
tinggi hati mendahului
kejatuhan".
Orang sombong suatu
saat akan kena batunya.
Sehebat
apapun kekuatan karya tangan
manusia dan hebatnya pikirannya,
tetapi tidak dapat mengalahkan
alam.
Kesombongan berbahaya
karena dapat mencelakan.
3). Dapat membawah anak-anak
Tuhan ke Neraka.
4). Dapat merusak dan
menghancurkan karakter.
Orang
sombong tidak di sukai karena
orang sombong tidak bisa hidup
tanpa pujian dari orang lain.
Bagaiman kita mengetahui apakah kita rendah hati atau tidak ;
1.) Saat kita di kecewakan tapi tidak
terluka.
Pengampunan sangat jauh dari
kehidupan seseorang yang
sombong.
Obat untuk hati yang
terluka adalah pengampunan.
Tapi kerendahan hati adalah
vaksin. Kerendahan hati
melindungi kita agar tidak terluka.
2 Korintus 6-4 " ⁴Sebaliknya,
dalam segala hal kami
menunjukkan, bahwa kami
adalah pelayan Allah, yaitu:
dalam menahan dengan penuh
kesabaran dalam penderitaan,
kesesakan dan kesukaran. "
2). Saat kita di puji/diagungkan tapi
tidak lupa diri.
Kata bijak berkata :
"Orang fasik lebih suka celaka
karena sanjungan daripada
selamat karena teguran".
Jangan mudah termakan oleh
pujian dan jangan lupa diri karena
pujian. Karena orang sombong,
suatu saat akan di rendahkan.
3). Saat mendapat promosi dengan
jabatan tinggi, jati diri tidak boleh
berubah.
Karena Tuhan mengangkat derajat
kita.
Jangan sampai jati diri atau
kepribadian kita jadi berubah.
Dan jangan merubah kesetiaan
pada Tuhan.
Dalam 2 Tawarikh 26:16-21
berkata; "¹⁶Setelah ia
menjadi kuat, ia menjadi tinggi
hati sehingga ia melakukan hal
yang merusak. Ia berubah setia
kepada TUHAN, Allahnya, dan
memasuki bait TUHAN untuk
membakar ukupan di atas
mezbah pembakaran ukupan.
¹⁷Tetapi imam Azarya
mengikutinya dari belakang
bersama-sama delapan puluh
imam TUHAN, orang-orang yang
tegas;
¹⁸mereka berdiri di depan
raja Uzia dan berkata
kepadanya: "Hai, Uzia, engkau
tidak berhak membakar ukupan
kepada TUHAN, hanyalah
imam-imam keturunan Harun
yang telah dikuduskan yang
berhak membakar ukupan!
Keluarlah dari tempat kudus ini,
karena engkau telah berubah
setia! Engkau tidak akan
memperoleh kehormatan dari
TUHAN Allah karena hal ini."
¹⁹Tetapi Uzia, dengan bokor
ukupan di tangannya untuk
dibakar menjadi marah.
Sementara amarahnya meluap
terhadap para imam, timbullah
penyakit kusta pada dahinya di
hadapan para imam di rumah
TUHAN, dekat mezbah
pembakaran ukupan.
²⁰Imam kepala Azarya dan
semua imam lainnya
memandang kepadanya, dan
sesungguhnya, ia sakit kusta
pada dahinya. Cepat-cepat
mereka mengusirnya dari sana,
dan ia sendiri tergesa-gesa
keluar,
karena TUHAN telah
menimpakan tulah kepadanya.
²¹Raja Uzia sakit kusta sampai
kepada hari matinya, dan
sebagai orang yang sakit kusta ia
tinggal dalam sebuah rumah
pengasingan, karena ia
dikucilkan dari rumah TUHAN.
Dan Yotam, anaknya, mengepalai
istana raja dan menjalankan
pemerintahan atas rakyat negeri
itu.
Ada contoh nyata yaitu Raja
Uzia. Seorang yang tadinya tunduk
dan hormat kepada Imam, berubah
menjadi sombong setelah Ia
menjadi kuat.
Ia mengambil alih
tugas/fungsi Imam yang tidak boleh
dilakukan oleh siapapun
termaksud Raja.
Ia tidak
menghargai otoritas
rohaninya lagi.
Dan akhirnya ia
kehilangan kehormatan dari
Tuhan.
Orang sombong tidak mau
menerima teguran.
Di akhir
hidupnya ia di kucilkan oleh
Tuhan.
4). Saat di kritik, ditegur tidak
tersinggung. (Penghotbah 7:9)
"Janganlah lekas-lekas marah
dalam hati, karena amarah
menetap dalam dada orang
bodoh.
5). Saat dirayu/digoda tidak mudah
jatuh dan terjebak dalam rayuan.
Orang yang rendah hati akan
berani berkata Tidak!
Tidak terhadap dosa, tidak
kompromi karena ia
sadar dari mana asalnya.
Yusuf tidak mudah di rayu/digoda
oleh istri Potifar sekalipun
berkali-kai istri Potifar
menggodanya.
Karena ia menyadari dari mana
dulu ia berasal sampai Tuhan
mengangkatnya.
Kesimpulan :
Bersama dan belajar dari Tuhan Yesus kita dapat meraih kesuksesan dan kebahagiaan sebagai satu paket yaitu jika belajar untuk rendah hati seperti Tuhan Yesus.
Good Blessed....🙏😇
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Oleh : Ningsi Srin Sunarti.k
Komentar
Posting Komentar